Maafkan kami 'RINJANI'
Bisa kembali menginjakan kaki ditanah lombok merupakan suatu kebahagiaan buat saya, berkunjung untuk yang ke dua kalinya ke Gunung rinjani, salah satu gunung yang paling indah di Asia tenggara,tidak bisa dipungkiri lagi bahwa alam indonesia itu sangat indah, sebenarnya turis asing lebih senang berkunjung ke indonesia karena wisata alam dan warga indonesia yang sangat ramah jadi kalau menurut saya biarkan alam indonesia itu apa adanya lebih baik ditambah fasilitas seperti alat transportasi,tempat - tempat sampah di titik - titik ramai pengunjung,pengadaan toilet atau membangun tempat ibadah dari pada merusak yang sudah ada kemudian malah membangun bangunan - bangunan yang merusak lingkungan apa lagi sampai mengurug laut/ Reklamasi laut seperti yang terjadi di bali,semoga saja tidak akan terjadi.
Sudah dari dulu rinjani selalu ramai pengunjung baik wisatawan domestik atau pun wisatawan mancanegara setiap tahun nya hampir kurang lebih seribu pendaki yang datang. masalah sampah adalah masalah yang paling sering dijumpai di tempat - tempat wisata,bukan hanya sampah saja sih yang berserakan di Taman Nasional Rinjani, kotoran - kotoran manusia pun memenuhi sebagian jalan dari plawangan sembalun menuju Danau segara anak, kalau dibanding - bandingin sih rasanya kucing lebih bijaksana dalam membuang kotoran nya :). Jangan kaget jika apa yang traveler share baik itu dimedsos,blog atau apapun yang lainnya Rinjani terlihat indah,gagah dan mempesona pas kalian datang kesana ternyata berbeda.
Kalau dilihat lagi segi keuangan kayanya Rinjani Gunung paling kaya di Indonesia, entah kemana uang itu mengalirnya, rasanya bisa kalau untuk membangun 10 - 30 toilet di area Taman Nasional Gunung Rinjani. jangan menyalahkan pribumi,jangan menyalahkan pendaki pemula,jangan menyalahkan pendaki senior,jangan menyalahkan turis asing,jangan menyalahkan film jangan saling menyalahkan lebih baik kita intropeksi diri Alam sudah banyak memberi pada kita sekarang apa yang kita beri pada alam. "MAAFKAN KAMI RINJANI"
@Pohontva
Sudah dari dulu rinjani selalu ramai pengunjung baik wisatawan domestik atau pun wisatawan mancanegara setiap tahun nya hampir kurang lebih seribu pendaki yang datang. masalah sampah adalah masalah yang paling sering dijumpai di tempat - tempat wisata,bukan hanya sampah saja sih yang berserakan di Taman Nasional Rinjani, kotoran - kotoran manusia pun memenuhi sebagian jalan dari plawangan sembalun menuju Danau segara anak, kalau dibanding - bandingin sih rasanya kucing lebih bijaksana dalam membuang kotoran nya :). Jangan kaget jika apa yang traveler share baik itu dimedsos,blog atau apapun yang lainnya Rinjani terlihat indah,gagah dan mempesona pas kalian datang kesana ternyata berbeda.
Kalau dilihat lagi segi keuangan kayanya Rinjani Gunung paling kaya di Indonesia, entah kemana uang itu mengalirnya, rasanya bisa kalau untuk membangun 10 - 30 toilet di area Taman Nasional Gunung Rinjani. jangan menyalahkan pribumi,jangan menyalahkan pendaki pemula,jangan menyalahkan pendaki senior,jangan menyalahkan turis asing,jangan menyalahkan film jangan saling menyalahkan lebih baik kita intropeksi diri Alam sudah banyak memberi pada kita sekarang apa yang kita beri pada alam. "MAAFKAN KAMI RINJANI"

Komentar
Posting Komentar