Sepenggal Kisah dari Argopuro

  Setelah rehat cukup lama dari dunia pendakian yang dulu sering masuk keluar hutan belantara,dijejali oleh bising nya mesin,bau polusi dan ramainya perkotaan Kota Bandung yang semakin padat.Terbesit kembali hasrat yang dulu lama terpendam,meneguhkan hati dengan resiko yang sangat berat yaitu dipecat dari pekerjaan :D Hhaha !! "Uang memang tidak akan dibawa mati tapi karena saya masih hidup jadi saya perlu uang"  ~ kata Surayah Pidi Baiq


  Dari perbincangan yang cukup alot saya dan teman memutuskan Gunung Argopuro sebagai tempat yang akan kita tapaki,sebenarnya rencana ini digagas sudah cukup lama hampir 2 bulan,Gunung yang terkenal dengan trek terpanjang se pulau jawa ini kita persiapkan dengan matang,mulai dari mencari akses transport menuju base camp,membaca jalur,mencari info tentang kondisi cuaca,info sumber air dan kekuatan fisik kita juga dipersiapkan karena kita dihadapkan dengan jalur terpanjang. Dari berbagai info rata - rata 4 - 5 hari untuk bisa melintas dari Base Camp Baderan (Sumber malang) menuju Puncak Rengganis,Puncak Argopuro dan Puncak Hyang lalu turun ke Base Bremi (Probolinggo).

  Hari H pun tiba,jumat malam tanggal 24 maret 2017 kita berkumpul distasiun kiaracondong pukul 04.00 wib saya,ujo dan agus,kita bertiga naik kereta pasundan menuju stasiun Gubeng dan kita sampe di Stasiun Gubeng Surabaya itu sekitar pukul 22.00 Wib kurang lebih 16 jam waktu yang ditempuh kereta pasundan.
Tiba di Surabaya kita pun istirahat sejenak sambil makan disalah satu warteg yang cukup ramai dan harga nya terjangkau keluar dari stasiun ambil jalan ke kiri lurus sampe mentok sebelum mushola nah disitu tempatnya :)
                                                          ( Stasiun Gubeng Surabaya )

  Selesai makan kita bergegas menuju terminal purabaya untuk menuju besuki, untuk angkutan transportasi antar kota disini 24 jam,tidak menunggu waktu lama kita menaiki bus jurusan banyuwangi dan minta turun dipasar besuki, waktu yang ditempuh cukup lama dari terminal purabaya sekitar pukul 24.00 wib dan tiba di pasar besuki sekitar pukul 04.00 wib kurang lebih 4 jam.
Tiba dipasar besuki kita belanja logistik dan kebutuhan lainnya sambil sarapan dan ngobrol dengan warga setempat mencari info karena kebetulan kita bertiga belum pernah kesini sebelumnya.
Karena jarangnya angkot disini kita naik ojeg sampe base camp Baderan,perjalanan nya cukup jauh 1,5 jam melewati pedesaan dan beberapa bukit bukit kecil.

                                                              ( Base Camp Baderan )

  Tiba dibase camp sekitar pukul 07.00 wib dan kepala masih pusing akibat trainlag dan kurang tidur hahaha, Istirahat sejenak sambil berkenalan dengan petugas perhutani lalu sarapan di warung terdekat. packing ulang - prepare - streching - registrasi - dokumentasi - berdoa dan pukul 08.30 wib kita memulai pendakian, karena demi membantu perekonomian warga sekitar kita pun naik ojeg sampai batas hutan / makadam kurang lebih 45 menit dan jalan nya batu semua motor nya tidak pake shokbreaker alhasil badan remuk semua serasa dipijit truk tronton hahhaa,

Dari sini semuanya dilakukan dengan jalan kaki :)
awal pendakian jalur nya terlihat jelas dan lebar langitnya teduh semakin kita masuk kehutan jalur nya semakin rimbun terkadang juga bercabang jalur nya tidak begitu menanjak namun banyak melipir,sekitar pukul 13.00 wib kita sampai di Pos Mata air 1, break - Ishoma ( 1 Jam )
Pukul 14.00 wib kita melanjutkan pendakian dari sini jalur semakin menanjak dan banyak melipir semakin menguras tenaga hingga kita sampe di Pos Mata air 2 sekitar pukul 17.00 wib karena hari semakin gelap kita putuskan bermalam,istirahat dan melanjutkan pendakian keesokan harinya target kita sebenarnya Pos Cikasur :D hahah, Dirikan tenda,masak lalu tidur

Pukul 07.00 wib kita bangun,sarapan,packing,streching lalu dilanjutkan berdoa, dan kita memulai pendakian kembali sekitar pukul 09.00 wib, alhamdulilah kita bertiga masih sehat dan bugar.
Dari sini jalur nya semakin rapat namun datar dan jalurnya hampir tertutup ilalang,melipir pinggiran bukit sampai kita menemukan turunan dan istirahat di alun alun kecil, dari sini sudah mulai terdengar suara suara burung merak. break 10 menit lalu melanjutkan kembali pendakian,jalur disini semua landai didominasi oleh sabana sabana, sampai akhirnya kita sampai di Pos Cikasur sekitar pukul 12.00 wib, break - Ishoma,

                                                                     ( Pos Cikasur )

Setelah Istirahat 1 Jam kita melanjutkan kembali pendakian sekitar pukul 13.00 wib menuju Pos Cisentor, dari sini diawali dengan bukit kecil dan jalur landai kembali, mungkin aku saranin yang mau mendaki Gunung Argopuro star dari base camp baderan saja karena jalur cukup landai asal mata harus jeli karena jalur sangat tertutup rapat untuk yang baru pertama kali diusahakan berhati hati dan tetap fokus karena tanda jalur cuma ikatan kecil tali rapia atau bekas sampah makanan yang ditempel pada ranting pohon dan sumber air melimpah.
melewati sabana yang panjang dan melipir pinggiran bukit, ada turunan juga akhirnya kita sampai di Pos Cisentor sekitar pukul 15.00,Break -Ishoma, disini sumber air melimpah karena ada sungai kalian bisa berenang hahah lebih baik sih jangan karena air itu buat diminum bukan buat mandi :D

Tenaga sudah pulih kembali kita melanjutkan pendakian, sampai tiba di Pos Rawa Embik sekitar pukul 17.30 wib dan memutuskan untuk bermalam karena hari juga sudah semakin gelap, disini sumber air melimpah karena ada sungai kecil.

                                                              ( Pos Rawa Embik )

Kegiatan pagi seperti biasa diisi dengan sarapan,minum kopi,peregangan otot - otot kaki yang mulai kaku hahaha, persiapan summit !!
dari sini sudah mulai dekat menuju rengganis jadi semangaat :)
Pendakian kami mulai kembali pukul 08.00 wib, Jalur menuju puncak masih tetap menyusuri padang rumput dan mendaki punggungan bukit,melintasi hutan yang rapat kanan kiri banyak bekas - bekas sarang babi. Setelah keluar dari punggungan gunung dan hutan lebat kita akan melewati padang sabana tampak jelas disebelah kiri puncak Rengganis dan disebelah kanan puncak Argopuro.
kita sepakat menuju puncak rengganis terlebih dahulu tampak beberapa pendaki yang kami jumpai sedang berkemas habis turun dari puncak rengganis namun sayang tak ada yang memberi tahu kami bahwa kepuncak lebih baik jangan bawa carriel dan kita semua bawa carriel ke atas berpikir ada jalan pintas langsung ke puncak argopuro dan ternyata tidak ada harus turun kembali, padahal kalau tidak bawa carriel paling ke puncak 15 menit hahahha,

                                                              ( Puncak Rengganis )

Setelah puas berfoto kita turun dan langsung melanjutkan menuju puncak argopuro mungkin sekitar 30-45 menit, karena kedua puncak ini berdekatan,
setelah turun kita bisa ambil jalan lurus kalau kita datang dari Pos rawa embik bisa ambil kanan,

                                                                 ( Puncak Argopuro )
                                 
Dan Setelah menempuh perjalanan 2 hari 2 malam kita sampai dipuncak Argopuro, sedih,terharu,bahagia campur aduk dan ini pengalaman kedua setelah Pendakian Gunung Tambora 2015,untuk menggapai puncaknya dibutuhkan waktu 2 hari :D
Pendakian kali ini benar benar menguji kejelian, fisik ,emosi dan mental disatu sisi kita harus selalu diskusi apabila menemukan jalur bercabang menyatukan pendapat,menekan ego masing - masing,tetap fokus dan jeli melihat setiap jejak, kadang juga kita menggunakan insting dan keyakinan sisa nya adalah keberuntungan, doa orang tua dan lindungan allah swt :)

Setelah puas berfoto dan istirahat kita kembali melanjutkan pendakian ke puncak hyang atau puncak arca, dari puncak argopuro kita ambil jalur kiri dan menurunin tebing terjal kiri kanan itu jurang yang cukup dalam, sekitar 15 menit kita sampai dipuncak hyang.

                                                                    ( Puncak Hyang )

Dari puncak hyang kita melanjutkan ke Pos Taman Hidup dengan jalan terus menuruni bukit yang curam ambil kanan hingga sampai di cemara lima,disepanjang perjalanan menyusuri punggungan bukit trek nya cukup terjal kalau cuaca hujan lebih baik jangan melanjutkan karena sangat berbahaya,kalau hari sudah malam juga lebih baik camp atau bermalam dan melanjutkan perjalanan esok harinya, karena jalur yang sangat rapat banyak persimpangan.
Setelah kita masuk ke daerah hutan lumut jalur nya landai dan cenderung menurun dan sumber air hanya ada disungai ini sebelum pos taman hidup,
Tiba di Pos Taman hidup sekitar pukul 16.00 wib dan kita break Ishoma, puas puasin makan, foto foto kadang hati tidak bisa dibohongi juga taman hidup jauh dari ekspetasi, saat kita tiba air danau itu sumber air disitu ehh tiba tiba ada yang mandi kebayang kan bekas mandi orang lain lalu air nya kita minum !! #Madepakerrr :@ hahaha

                                                          ( Danau Taman Hidup )

Pukul 17.30 wib kita pun bergegas kembali melanjutkan perjalanan menuju pos bremi, karena waktu yang sangat mepet dan mengejar tiket kereta esok paginya :D
dari taman hidup menuju pos bremi jalurnya landai dan banyak turunan, banyak juga jalur baru yang dibuat para pendaki untuk memotong ujungnya tetap sama saja jadi gunakan saja feeling :D
kaki udah males gerak sebenarnya, napas udh ngos ngosan, tenaga udah habis, ingin lempar carriel tapi sayang isi nya lebih berharga ahahah, setelah masuk perkebunan karet saya kira sudah dekat ternyata masih jauh sempat putus asa juga ketika melihat cahaya lampu besar semangat kembali berharap itu base camp dan ternyata bukan hahahha, setelah berbincang dengan bapak yang sedang menjaga kebun katanya 1 jam langsung down :D
tapi kita harus cepat sampai dibase camp sebelum lewat tengah malam, melewati kebun kebun, kaki tak tentu arah dan sekitar pukul 21.30 wib kita sampai di gerbang taman hidup dengan kondisi dehidrasi,kaki pincang karena engkel terkilir, :D
dan kita pun istirahat sambil bersih - bersih dirumah nya pak aripin dan mencicipi soto argopuro nya,
Pukul 24.00 wib kita pun berpamitan dan menuju terminal probolinggo untuk menuju surabaya,tiba di stasiun gubeng pukul 05.00 wib dan pukul 08.00 wib kita pun pulang menuju Bandung tanpa mandi hahahha, :D 

#Sepenggal Kisah dari ARGOPURO

*Cost
- Tiket KAI Kiaracondong BDG - Gubeng SBY  94.000
- Gubeng - Terminal Purabaya ( Grab ) 45.000
- Terminal purabaya - Besuki ( Bus ) 30.000/Orang
- Besuki - Basecamp Badera ( Ojeg ) 50.000/Orang
- Simaksi / Registrasi 100.000/Orang ( Hari biasa 20.000 / Hari Libur 30.000 )
- Basecamp Baderan - Makadam / batas hutan 30.000/orang
- Basecamp Bremi - Terminal probolinggo 350.000 ( 3 Orang )
- Terminal Probolinggo - Terminal Purabaya ( Aku tertidur dan teman yang bayar ) :D
- Terminal Purabaya - Gubeng (Grab ) 45.000

#Terima kasih Dari kami yang tak terhingga kepada
Allah swt
Orang tua
Pak Samhaji
Pak Aripin
Masinis Kereta api
Pegawai Alfamart
Bapak supir Grab
Calo terminal probolinggo
Ibu warung
Bapak ojeg
Ibu pasar
dan semua pihak yang membantu kita, matur suwun :*



                                        ( Sing Penting Yakin Wani Tampil ) heu heu        




                                                   
                                 









Komentar

  1. Nice bgt, saya rencana mau ke argopuro maret 2018, mau tanya, bus yg bisa langsung ke besuki tanpa ganti bus di Probolinggo bus apa ya mas?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu Malam di Gili Trawangan

Ada cerita dari Segara anak.