Melihat Tambora lebih dekat ( Visit Lombok - Sumbawa )
Malam tgl 1 Agustus 2015,saya bergegas menuju Stasiun kiaracondong Bandung,sekitar pukul 19.30 wib Kereta Kahuripan berangkat mungkin sekitar 10 - 11 jam diperjalanan,pukul 05.00 tiba distasiun lempuyangan Jogjakarta,seperti security distasiun - stasiun lainnya para security di stasiun lempuyangan pun jutek - jutek :D haha, sambil menunggu Kereta Sri tanjung dengan tujuan Banyuwangi baru dan menunggu 2 kawan dari bekasi dan tangerang saya istirahat tiduran di ruang tunggu stasiun, setelah semua berkumpul kita naik kereta sri tanjung menuju banyuwangi.
( Rest At Stasiun Gubeng Surabaya )
Mungkin sekitar 14 - 15 jam dikereta dari Lempuyangan Jogja ke Banyuwangi,perasaan sudah berubah - ubah mulai dari senang,bete,seneng lagi akibat kelamaan dikereta :D haha, sekitar pukul 21.00 wib kita tiba di banyuwangi,langsung mencari warung terdekat untuk mengisi asupan karbohidrat dan protein dalam tubuh biar tetap fit dan tidak gampang sakit.
Semua sudah terasa lengkap kita pun melanjutkan perjalanan,dari Pelabuhan Ketapang kita diantar kapal fery menuju pelabuhan Gilimanuk waktu yg ditempuh kurang lebih 1 jam, tiba di Pelabuhan Gilimanuk sekitar jam 00.00 wita, dari pelabuhan kita naik bus jurusan Gilimanuk - Padangbai biayanya 60 ribu kalau kena calo bisa 80 - 100 ribu, dari pelabuhan berjalan kaki sekitar 10 menit untuk sampai ke terminal Gilimanuk, Bus berangkat sekitar jam 02.30 wita dan sampai dipelabuhan padang bai jam 07.00 wita. Tips hemat jika saat bepergian hendak nya tanya dulu berapa harga makanan jangan sampai kita makan hanya dengan telur dan tahu dikenai biaya 12 rebu, :D hahah
Sekitar jam 09.00 / 10.00 kita menyebrang dengan kapal fery ke pulau lombok,waktu yang ditempuh kurang lebih 4 jam,dikapal kita ngobrol dengan penumpang lain tidak disangka dari obrolan itu dia nawarin naik bus sampai Bima dengan harga 200 ribu/orang, tidak dapat makan, setelah kita bertiga berdiskusi cukup alot,akhirnya kita memutuskan untuk naik bus ke bima,karena beresiko juga kalau kita estafet,selain calo - calo dilombok sedikit memaksa,takut biaya semakin membengkak juga. turun dari kapal kita langsung naik bus, sempat ngetem dulu diterminal mandalika mataram, baru sekitar jam 02.00 bus kembali berangkat.
Beragam suku,budaya dan latar belakang kita jumpai di bus yang kita tumpangi, bisa berbincang dengan warga Flores,Dompu,Ambon merupakan pengalaman baru dan sangat langka bagi saya dan itu menyenangkan. :) heu
( Pelabuhan Kayangan Lombok )
Tiba di Pelabuhan kayangan lombok sekitar pukul 17.00 lumayan bisa istirahat makan sambil lihat sunset di selat alas .
( Sunset di Selat Alas )
Waktu yang ditempuh dari Pelabuhan Kayangan Lombok menuju Pelabuhan Poto Tano Sumbawa kurang lebih 2 jam dengan kapal fery, mungkin sekitar pukul 21.00/22.00 kita tiba di Sumbawa, keluar dari pelabuhan bus mulai melaju cepat dan jalan mulai didominasi oleh belokan - belokan tajam ala sirkuit moto gp sehingga membuat kepala tambah pusing :D haha
kiri kanan yang terlihat hanya padang savana,jarang sekali lihat rumah - rumah penduduk. karena usulan dari teman seperjalanan yang sedikit tahu tentang gunung tambora kita disarankan turun di daerah cabang banggo katanya kalau ke dompu dulu kejauhan, jam 03.00 pagi kita tiba di cabang banggo beberapa orang mulai menghampiri menawarkan jasa ojeg ke calabai, karena kita sangat kelelahan kita sepakat untuk beristirahat sejenak di mesjid cabang banggo dan menunggu bus pagi ke calabai.
Karena keasyikan tidur kita bangun hari sudah beranjak siang,belum lagi belanja logistik,bus ke calabai dari dompu hanya ada 2x pagi dan sore,atur kembali strategi dan berharap keajaiban ..
hahha, belanja logistik kepasar tradisional adalah kegiatan yang saya sukai, seperti biasa kendala dalam bahasa ibu - ibu penjual di pasar cabang banggo mengira saya warga sumbawa, kebanyakan ibu - ibu menawarkan barang nya menggunakan bahasa lokal, harga sembako disini cukup mahal harga 1 mie instan saja mencapai 5500,setelah membeli sayuran,buah - buahan dan logistik lainnya kita bersiap menuju calabai,lagi asyik dipinggir jalan ada supir pick up sayuran menawarkan ke calabai dengan biaya 100 ribu/ 3 orang kalau dihitung beda sedikit dengan naik bus,tapi karena kita tidak mau kemaleman dijalan kita naik mobil sayuran saja.
( Kondisi mobil pick up )
Deuter yang harganya jutaan disatuin dengan pisang,cabe dan kelapa :D hahhaha
tapi pemandangan yang disuguhkan dari mulai cabang banggo sampai ke desa pancasila sangat menakjubkan,kita menyusuri pantai,padang savana,melewati sekelompok sapi dan kuda liar mirip" madagaskar entah afrika nya indonesia.. hheu heu..
dengan menambah 40 ribu kita diantar sampai base camp Taman nasional gunung tambora desa pancasila tepatnya rumah bapak saiful bahri,dengan membayar 100 ribu dan diskon 40 ribu kita menginap di home stay nya pak saiful untuk istirahat karena pendakian akan dimulai esok paginya.
( Senja di desa Pancasila )
Entah hari keberapa karena lupa tgl dan nama hari yg pasti setelah bermalam dihome stay esok pagi nya sekitar jam 07.00 kita bangun dan prepare buat pendakian,setelah registrasi membayar 10 ribu/ orang,pemanasan,berdoa lalu kami berpamitan sama pak saiful untuk memulai pendakian,sempat ditawari naik ojeg oleh warga sekitar dengan harga 50 ribu dari base camp sampai pintu rimba tapi kita memutuskan untuk jalan kaki biar menghemat pengeluaran :) heu heu,
Jalan yang kita lewati didominasi oleh kebun - kebun kopi warga sekitar,alhamdulilah belum ada jalan yang menanjak dan terjal, ternyata dari base camp ke pintu rimba cuma 40 menitan kalau kita naik ojeg mungkin hanya 15 menit :) mungkin karena bbm disini langka jadi harga ojeg nya bisa segitu..
Dari pintu rimba menuju pos 1 jalan nya masih lebar mobil truk pun bisa masuk kesini,banyak hilir mudik motor - motor warga,sungguh pemandangan yang aneh diantara hutan lebat tapi masih banyak kendaraan yang berlalu lalang :D heu heu, setelah berjalan cukup jauh kedalam hutan semakin jelas terdengar suara gergaji mesin awal nya saya kira itu orang - orang yang berkebun ternyata mereka sedang menebang pohon,sungguh miris sekali baru beberapa bulan peringatan 2 abad nya tambora yang dibuka oleh bapak presiden tapi kegiatan menebang pohon gencar dilakukan,entah itu legal atau ilegal mungkin hanya warga sekitar yang tau.
Setelah berjalan berjam - jam sempat nyasar juga Pos 1 masih belum kelihatan juga,selain petunjuk yang minim,jalan disini banyak cabang nya mungkin buat pemula mendaki ke tambora dianjurkan untuk memakai guide selain itu juga pendakian ditambora sangat jarang sekali mungkin hanya hari sabtu dan minggu saja yang ramai,sekitar 4 - 5 jam kita sampai di Pos 1,Pos nya cukup luas dan nyaman serta sumber air pun dekat sekali hanya 10 meter dari shelter,
Break makan siang dan ngopi cantik dulu, beberapa jam kemudian muncul beberapa pendaki dari solo,jakarta dan lombok akhirnya dapat teman jalan juga,kirain cuma kita bertiga di hutan :D hahah
setelah dirasa cukup istirahat kita melanjutkan kembali pendakian ke pos 2, jalan nya mulai menanjak dan tertutup pohon.
( Menuju Pos 2 - Abang lelah,hayati =) heu heu )
Baru sadar ternyata dari base camp ke pos 1 dan ke pos berikutnya itu sangat jauh sekali, Tambora bener - bener menguras tenaga, sampai dipos 2 sekitar pukul 17.00 hampir mau magrib mungkin dari pos 1 ke pos 2 itu sekitar 3-4 jam, karena kita sangat kelelahan kita akhirnya memutuskan untuk ngecamp dipos 2 sedikit serem sih pos nya tapi sumber air sangat dekat, teman - teman pendaki yang lain sudah duluan naik, jadi hanya kita ber tiga yang ngecamp dipos 2.
Pasang tenda,gelar matras,nyalain trangia, mengisi perut yang kosong biar tidak masuk angin. esok pagi nya kita berkemas kembali melanjutkan pendakian,target kita kali ini pos 3 karena kebanyakan orang" camp disana dan melakukan summit attack dari pos 3 juga, trek yang kita lalui semakin terjal kiri kanan jurang dan pohon - pohon semakin rapat.
( Menuju Pos 3 )
Alhamdulilah dari pos 2 ke pos 3 tidak memakan waktu yang banyak mungkin sekitar 2 jam, karena hari masih siang dan banyak waktu kita memutuskan untuk lanjut dan camp dipos 5, di tengah perjalanan antara pos 3 ke pos 4 kita bertemu kembali dengan kawan-kawan dari solo, sedikit berbagi cerita mengenai jalur kepuncak dan memberi nasihat agar tetap waspada karena malam hari di tambora banyak babi berkeliaran.
Dari pos 3 ke pos 4 kira - kira ditempuh dengan waktu 2 jam, dari pos 4 tumbuhan jelatang mulai banyak dari sini mulai lebih waspada karena kalau terkena sakitnya itu kaya digigit lebah katanya sih, soalnya saya tidak ingin mencoba :)
( Samping kiri - kanan tumbuhan jelatang )
Dari Pos 4 ke Pos 5 ditempuh sekitar 2 jam dan jalan semakin menanjak,kalau di jawa barat mungkin seperti tanjakan bapa tere di gunung ciremai via linggar jati :D heu heu,
sekitar jam 16.00 kita tiba dipos 5, bersyukur sekali hari belum gelap jadi bisa survev cari sumber air dan melihat keadaan sekitar biar aman dan jauh dari base camp nya para babi :D
( Camp ground Pos 5 )
Dari pos 5 samping tenda sebelah kanan turun sedikit mungkin 30 menit ada sumber air,mirip aliran sungai dan banyak kubangan - kubangan atau cekungan bebatuan, tapi sayang sumber airnya keruh berwarna sedikit hijau tapi aman ko, klo untuk minum kopi atau susu :)
( Matahari mulai tenggelam view dari pos 5 )
( Persiapan untuk makan malam )
Karena kelelahan dan kekenyangan summit yang awalnya direncanakan jam 03.00 jadi telat karena kita bangun jam 06.00 padahal alarm sudah di set jam 03.00 tetap saja bangun telat hahah
beres - beres tenda,packing karena terlalu beresiko meninggalkan tenda dalam keadaan masih berdiri,bukan takut di maling orang yang kita takutkan tenda nya dirusak babi :D , saran dari orang" cariel di gantung dipohon biar aman dari jangkauan babi.
( Jalur menuju puncak )
( Puncak nya sudah kelihatan ujung kecil yg mirip piramid )
Gunung Tambora benar - benar terasa milik pribadi,tahu kenapa karena hanya kita bertiga saja yang mendaki tak ada orang lain disini. hahaha
( Kaldera Tambora )
( Puncak Tambora, 7 Agustus 2015 )
Setelah mendaki hampir 4 jam, alhamdulilah kita sampai dipuncak Tambora dengan selamat.
perasaan haru,senang,bangga,sedih bercampur aduk disini, tak lupa rasa syukur kita yang sangat amat dalam kepada allah swt dan doa orang tua kita semua yang terus menerus mendoakan kita tak henti - henti pastinya.
Ulang tahun saya masih sebulan lagi tapi ini kado terindah menjelang bertambahnya usia saya dan kado spesial buat kemerdekaan Negeri tercinta kita Indonesia Raya :))
Ucapan terima kasih saya yang tak terhingga :
*Tuhan yang maha esa
*Doa kedua Orang tua
*Teman Seperjalanan Bang Fahdi & Bang Ipang
*Sahabat yang mengantar ke stasiun
*PT KAI ( Masinis dan para pekerja KAI yang jutek )
* ASDP Kapal Fery dan Abk nya
*Supir Bus
*Dkm Mesjid cabang banggo
*Supir Pick up Bang Jony Walker
*Bang Saiful bahri ( Petugas TNGT )
*Next Visit Lombok - Sumbawa Jilid 2 ( Jalan - jalan di PT Newmont )
:))




Komentar
Posting Komentar