Di Ujung Timur Pulau Jawa
Banyuwangi kota paling timur di pulau jawa.. selain menyimpan banyak keindahan Alam dan kotanya. Banyuwangi juga menyimpan banyak cerita untuk saya beserta kawan - kawan saya seperjalanan. Sekitar subuh menjelang pagi kita sampai di pelabuhan banyuwangi,tujuan kali ini ke jakarta pulang ke rumah masing - masing. Rumah menurut saya ,bukan hanya tempat kita berlindung dari hujan,panas dan tempat berkumpulnya keluarga atau orang terkasih, tapi rumah bisa juga tempat kost atau tempat dimana kita menyimpan hati dan merancang mimpi :)
Lanjut cerita, Tiba distasiun kita istirahat sebentar untuk melanjutkan tidur,entah kenapa menjelang pagi kita malah diusir oleh petugas stasiun hhaha, karena kita tidak mempunyai tiket kereta dan tiket kereta dari banyuwangi tujuan lempuyangan habis kita terpaksa memutar otak mencari angkutan, mencoba tanya - tanya sama petugas stasiun tak ada hasil,muncullah ide pake jempol mencari tumpangan seengga nya kita sampe surabaya berharap sih dapet tumpangan sampe jakarta hahaha kita kan Pala Kadal "Pecinta Alam Kaga Modal" heu heu . .
kita bergegas kembali ke jalan berharap dapat menemukan truk expedisi, 1 mobil lewat 2,3,4 bahkan sampai puluhan kayanya tak ada yang mau berhenti... Ini Indonesia bro tidak seperti di Eropah yang gampang sekali para backpacker mencari tumpangan "Celoteh salah satu kawan saya" hhaha
Karena kita semua sudah putus asa, kita coba lah diskusi kembali, setelah beberapa pendapat keluar muncul lah ide kembali ke stasiun dengan memesan tiket tujuan Surabaya Gubeng, kembali ke stasiun memesan beberapa tiket lalu kita sarapan padahal waktu sudah sekitar jam sepuluh sudah mau masuk makan siang hahahha, Sarapan dengan nasi seharga 5 ribu dengan lauk ikan tongkol rasanya nikmat sekali. sempat tidur dipinggir jalan,merokok 1 batang rame - rame sebuah pengalaman yang memberi pelajaran sekali. :)
Pucuk dicinta ulam pun tiba mungkin itu peribahasa yang pas pada kita, sudah dekil perut masih laper dan uang menipis, ternyata salah satu kawan saya punya saudara di banyuwangi, setelah sms kemudian telpon akhirnya kita dijemput distasiun dan dibawa ke rumah nya, diajak makan ke sebuah rumah makan yang sangat terpencil namun ramai pengunjung,katanya disitu rumah makan paling enak, saya sih tidak begitu memperdulikan nya yang penting makan,perut kenyang hati senang.. heu heu :)
kesempatan kan kapan lagi ditraktir sama bos besar #TuhanMahaAsyik sesudah makan kita diajak kerumah nya, katanya biar seger dan wangi, mungkin si om melihat kita pada dekil hahaha
mandi,ngopi dan berbincang - bincang sebentar kita pun bergegas kembali untuk ke stasiun karena tiket kereta yang kita pesan hanya selisih 2 jam, kita berpamitan dan lanjut lah naik kereta ke surabaya.
*Terima kasih sekali untuk Om yang ada di banyuwangi sudah mentraktir makan kita semua,semoga rejeki nya makin bertambah :)
( Stasiun Gubeng - Surabaya )
Lanjut cerita, Tiba distasiun kita istirahat sebentar untuk melanjutkan tidur,entah kenapa menjelang pagi kita malah diusir oleh petugas stasiun hhaha, karena kita tidak mempunyai tiket kereta dan tiket kereta dari banyuwangi tujuan lempuyangan habis kita terpaksa memutar otak mencari angkutan, mencoba tanya - tanya sama petugas stasiun tak ada hasil,muncullah ide pake jempol mencari tumpangan seengga nya kita sampe surabaya berharap sih dapet tumpangan sampe jakarta hahaha kita kan Pala Kadal "Pecinta Alam Kaga Modal" heu heu . .
kita bergegas kembali ke jalan berharap dapat menemukan truk expedisi, 1 mobil lewat 2,3,4 bahkan sampai puluhan kayanya tak ada yang mau berhenti... Ini Indonesia bro tidak seperti di Eropah yang gampang sekali para backpacker mencari tumpangan "Celoteh salah satu kawan saya" hhaha
Karena kita semua sudah putus asa, kita coba lah diskusi kembali, setelah beberapa pendapat keluar muncul lah ide kembali ke stasiun dengan memesan tiket tujuan Surabaya Gubeng, kembali ke stasiun memesan beberapa tiket lalu kita sarapan padahal waktu sudah sekitar jam sepuluh sudah mau masuk makan siang hahahha, Sarapan dengan nasi seharga 5 ribu dengan lauk ikan tongkol rasanya nikmat sekali. sempat tidur dipinggir jalan,merokok 1 batang rame - rame sebuah pengalaman yang memberi pelajaran sekali. :)
Pucuk dicinta ulam pun tiba mungkin itu peribahasa yang pas pada kita, sudah dekil perut masih laper dan uang menipis, ternyata salah satu kawan saya punya saudara di banyuwangi, setelah sms kemudian telpon akhirnya kita dijemput distasiun dan dibawa ke rumah nya, diajak makan ke sebuah rumah makan yang sangat terpencil namun ramai pengunjung,katanya disitu rumah makan paling enak, saya sih tidak begitu memperdulikan nya yang penting makan,perut kenyang hati senang.. heu heu :)
kesempatan kan kapan lagi ditraktir sama bos besar #TuhanMahaAsyik sesudah makan kita diajak kerumah nya, katanya biar seger dan wangi, mungkin si om melihat kita pada dekil hahaha
mandi,ngopi dan berbincang - bincang sebentar kita pun bergegas kembali untuk ke stasiun karena tiket kereta yang kita pesan hanya selisih 2 jam, kita berpamitan dan lanjut lah naik kereta ke surabaya.
*Terima kasih sekali untuk Om yang ada di banyuwangi sudah mentraktir makan kita semua,semoga rejeki nya makin bertambah :)
Comming Soon
"TIBA di Surabaya"
( Stasiun Gubeng - Surabaya )

Komentar
Posting Komentar